Wisuda ke-40 Universitas Malahayati Lepas 357 Lulusan, Ada IPK 4,00 dan Kisah Haru Penerima KIP

Wisuda ke-40 Universitas Malahayati Lepas 357 Lulusan, Ada IPK 4,00 dan Kisah Haru Penerima KIP

NTB.DISWAY.ID – Universitas Malahayati Lampung kembali mencetak lulusan dari berbagai bidang keilmuan melalui Rapat Senat Terbuka Wisuda Program Magister, Profesi, Sarjana (S1), dan Diploma Periode ke-40 Tahun 2026.

Sebanyak 357 wisudawan dan wisudawati, resmi dilepas dalam prosesi tersebut. Mereka berasal dari sejumlah fakultas dan program studi yang ada di Universitas Malahayati.

Rektor Universitas Malahayati, Dr. Muhammad Kadafi, SH., MH., menegaskan bahwa keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak cukup dinilai dari banyaknya mahasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, ukuran keberhasilan kampus juga tercermin dari prestasi yang diraih serta seberapa jauh ilmu yang diperoleh mahasiswa mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA:Masuk Hari ke-29, Kelompok 49 KKL-PPM Universitas Malahayati Jalankan Program Sanitasi

“Bagi kami, ukuran sebuah universitas bukan sekadar seberapa banyak ilmu yang diajarkan di kelas, melainkan seberapa besar ilmu tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Dr. Kadafi.

Universitas Malahayati Torehkan Sejumlah Prestasi

Komitmen Universitas Malahayati terhadap prestasi akademik maupun nonakademik turut terlihat sepanjang 2026.

Universitas Malahayati berhasil meraih predikat Juara Umum PEKSIMIDA Lampung. Kampus tersebut juga menjadi salah satu perguruan tinggi yang mengirimkan delegasi dalam jumlah besar untuk mengikuti PEKSIMINAS 2026.

Prestasi lainnya datang dari bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Universitas Malahayati tercatat meraih Peringkat Pertama perguruan tinggi universitas berdasarkan jumlah judul terbanyak yang berhasil mendapatkan pendanaan dari LLDIKTI Wilayah II.

BACA JUGA:Biopori Jadi Solusi Lingkungan, Mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati Libatkan Warga Margorejo

Selain itu, Universitas Malahayati berada di Peringkat Kedua berdasarkan nominal pendanaan yang diperoleh.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperkuat peran perguruan tinggi agar tidak hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung terhadap masyarakat.

Di sisi lain, pengembangan lingkungan akademik dan internasionalisasi juga terus dilakukan melalui berbagai program, termasuk pertukaran mahasiswa dengan perguruan tinggi di luar negeri.

Sumber: