Apabila dikonsumsi melebihi batas aman dan dalam jangka waktu lama, tubuh tidak lagi mampu menetralkan dan membuang dari sistem tubuh.
Pada akhirnya menimbulkan gangguan ginjal, hati, bahkan kanker.
Ia menyebut, kontaminasi logam berat tidak terbatas hanya pada kangkung, tapi bisa dari pangan lain seperti beras dan seafood.
BACA JUGA:Makan Sehat Tak Harus Mahal, Ini Tips Ahli untuk Mahasiswa
Meski kangkung bisa berasal dari sumber terkontrol seperti hidroponik dan telah lolos uji keamanan, standar diet rumah sakit tetap mengutamakan jenis sayur yang aman bagi sebagian besar pasien.
“Sayuran berdaun mengalami penyusutan volume signifikan setelah dimasak sehingga kurang ideal saat penyajian. Karena itu, sayuran berdaun, tidak terbatas kangkung, jarang digunakan di rumah sakit,” pungkasnya