NTB, DISWAY.ID - Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia Iqbal menerima audiensi Yayasan Putri Indonesia dan Pemenang Putri Indonesia NTB 2026 sekaligus melepas keberangkatannya menuju lomba di Jakarta.
Malam Grand Final Puteri Indonesia 2026 dijadwalkan akan berlangsung pada 24 April 2026 di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC).
Terkait kesiapan Putri Indonesia NTB, Ketua Dekranasda NTB, Bunda Sinta Agthia Iqbal memberikan motivasi serta dukungan.
Dirinya berharap agar menampilkan yang terbaik, sehingga membawa harum NTB di tingkat nasional.
BACA JUGA:Pemprov NTB Dorong Integrasi Program Nasional dengan Koperasi Desa
"Nama NTB akan berada di pundakmu terus. Persiapkan dengan matang, bawa nama baik NTB di pusat," Pesan Bunda Sinta.
Lebih lanjut di jelaskan, bahwa pemerintah provinsi NTB akan mendukung keberangkatan putri Indonesia NTB ke acara tersebut, dinilai bahwa putri Indonesia NTB dapat memberikan sesuatu yang berbeda, tentang budaya dan seni yang selama ini belum terekspos.
Dalam pertemuan tersebut, Bunda Sinta mengarahkan dan memberikan nasehat agar Putri Indonesia NTB saat tampil bisa menjelaskan berbagai kondisi yang ada di NTB dan apa yang sudah dilakukan oleh Dekranasda dan PKK NTB terkait isu pernikahan anak usia dini.
BACA JUGA:Sudah Mengakar Kuat Ratusan Tahun, Ini Potret Toleransi Beragama di NTB
"Advokasi tentang isu pernikahan usia dini di NTB, Dekranasda dan PKK NTB terus bergerak dalam pencegahan dan edukasi dan program lainnya seperti desa berdaya, membantu desa untuk keluar dari kemiskinan ekstrim. Tentunya ini dapat benar-benar menjadi perhatian bersama," terang Bunda Sinta.
Mewakili darahnya, Putri Indonesia NTB Kieran Puti Paloma Dyonitha merasa bangga dan berharap dapat mengharumkan nama NTB di kancah nasional.
"Bangga bisa mewakili NTB di kancah nasional, mohon doanya semoga lancar dan mengharumkan nama NTB," tukasnya.
Kieran juga menjelaskan, hal-hal yang sudah dipersiapkan sebelum keberangkatannya, selain persiapan kebutuhan lomba seperti kostum, wawasan dan lainnya, yang terpenting adalah kesiapan mental dan fisik.
BACA JUGA:Pesan Gubernur NTB di Momen Salat Idulfitri, Jelaskan Makna Kemenangan
"Persiapannya sejauh ini yang utama terkait mental dan fisik, lainnya kesiapan tradisional kostum dan juga gaun yang akan dilombakan nanti di tingkat nasional, sudah disipakkan semua, termasuk materi advokasinya," ucapnya.