Teror Psikologis, Humor Gelap, dan Balas Dendam Menyatu dalam Film Send Help
Send Help, karya terbaru dari sutradara visioner Sam Raimi, resmi tayang mulai hari ini.--istimewa
BACA JUGA:Realistis dan Menegangkan! 6 Film Zombie ini Buktikan Teror Mayat Hidup Tak Pernah Usang
Lokasi Syuting yang Menantang
Proses syuting “Send Help” dimulai di Sydney, Australia, sebelum berlanjut ke pesisir barat daya Thailand untuk pengambilan gambar adegan pulau terpencil.
Pulau Ko Hong dipilih sebagai lokasi adegan pendaratan Linda dan Bradley, meski menghadirkan tantangan logistik yang tidak sederhana.
Ian Gracie, selaku production designer, menjelaskan bahwa pasang surut air laut, kondisi cuaca, arah matahari, hingga akses menuju lokasi harus diperhitungkan secara cermat.
Perjalanan menuju pulau pun memakan waktu hingga dua jam melalui darat dan hampir satu jam melalui laut. Karena keterbatasan tersebut, sejumlah adegan pulau lainnya difilmkan di daratan utama yang lebih mudah dijangkau. Tim efek visual juga merekam tebing-tebing curam agar adegan ekstrem dapat direalisasikan dengan aman di studio.
“Rasanya luar biasa bisa berada di lingkungan tropis yang benar-benar terisolasi. Panas dan pasirnya terasa membakar, tetapi justru itu yang membuat pengalaman syuting terasa autentik,” ungkap Sam Raimi.
BACA JUGA:Bukan Sekuel, tapi Tetap Kocak! Film Baru 'Agak Laen Menyala Pantiku' Siap Tayang 27 November
Menghidupkan Elemen Survival yang Realistis dan Meyakinkan
Untuk menghadirkan elemen survival yang terasa nyata, Sam Raimi menggandeng Ky Furneaux, ahli survival asal Australia sekaligus stunt performer berpengalaman yang dikenal lewat berbagai proyek ekstrem dan acara bertema ketahanan hidup.
Furneaux memastikan setiap detail adegan bertahan hidup di “Send Help” terasa realistis tanpa mengurangi intensitas ketegangan.
“Sam tidak ingin penonton menyaksikan “Send Help” dan merasa apa yang mereka lihat tidak masuk akal,” ujar Furneaux.
BACA JUGA:Bulan November 2025 Dipenuhi Film Hebat! Ini Daftar Lengkapnya yang Tak Boleh Kamu Lewatkan
Perhatian terhadap detail juga tercermin dalam rancangan kostum.
Desainer kostum Anna Cahill menghadapi tantangan besar karena Linda dan Bradley hanya mengenakan satu set pakaian selama terdampar di pulau.
Demi menjaga kontinuitas dan realisme visual, hampir 50 pasang celana Linda dibuat dengan berbagai tingkat noda, sobekan, dan keausan, masing-masing merepresentasikan tahapan perjuangan bertahan hidup yang dilalui karakter tersebut.
Rasakan perpaduan aksi, strategi bertahan hidup, dan dinamika karakter yang intens dalam “Send Help” untuk menyelami konflik dan perjuangan untuk hidup Linda dan Bradley di layar lebar, tayang mulai hari ini.
Sumber: