Ahli Ingatkan Risiko Kesehatan Air Sinkhole di Sumatera Barat

Ahli Ingatkan Risiko Kesehatan Air Sinkhole di Sumatera Barat

Temuan bakteri Escherichia coli (E coli) pada air sinkhole di Sumatera Barat menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kesehatan masyarakat.--IPB

Penularan dapat terjadi apabila kebersihan tangan, air, dan makanan tidak terjaga dengan baik.

“Penyakit infeksi pencernaan ini bisa menular dari satu orang ke orang lain jika sanitasi dan kebersihan kurang diperhatikan,” tambahnya.

BACA JUGA:Saksi Ahli Dukung Hotman Paris, Gugatan CMNP Dinilai Tak Punya Dasar Hukum Kuat

Terkait upaya pencegahan, dr Aisyah menjelaskan bahwa merebus air merupakan salah satu metode sterilisasi yang dapat membunuh bakteri.

Namun, berdasarkan laporan laboratorium kesehatan setempat, jumlah bakteri E coli yang ditemukan pada air sinkhole tersebut melebihi ambang batas aman untuk dikonsumsi.

“Dengan kondisi tersebut, sebaiknya masyarakat menghindari penggunaan air dari sinkhole, meskipun telah direbus,” tegasnya.

BACA JUGA:Penetapan Tersangka Dirut PT LEB Dinilai Cacat Hukum, Ahli Bongkar Kekeliruan Kejaksaan

Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang telah melakukan pengujian sampel air dan mengumumkan hasilnya kepada masyarakat.

Ke depan, menurutnya, edukasi publik menjadi kunci penting dalam pencegahan dampak kesehatan.

“Edukasi mengenai sumber air yang aman, gejala penyakit yang mungkin timbul, tanda bahaya, serta pertolongan pertama harus terus dilakukan. Selain itu, penyediaan sumber daya yang cukup di fasilitas kesehatan sekitar lokasi juga penting untuk mencegah keterbatasan tenaga kesehatan, alat medis, maupun obat-obatan,” pungkasnya. 

Sumber: