Meski demikian, bagi masyarakat yang tetap memilih menggunakan kendaraan pribadi, Prof Hefni menyarankan untuk memanfaatkan masa libur yang panjang agar perjalanan tidak dilakukan secara bersamaan.
Langkah ini dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan akumulasi pencemaran udara, kebisingan, dan limbah selama periode mudik.
BACA JUGA:Mudik di Ruas Tol Jabodetabek, Peningkatan Kendaraan Mulai Tercatat di Gerbang Tol Cileunyi
Selain pencemaran udara, aktivitas perjalanan mudik juga berpotensi meningkatkan volume limbah padat, terutama dari penggunaan kemasan sekali pakai selama perjalanan.
Untuk itu, Prof Hefni mengingatkan pentingnya mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai (throw away packing) dan mulai beralih pada kemasan yang dapat digunakan kembali.