Nyepi dan Malam Takbiran, Momentum Indahnya Toleransi Beragama

Sabtu 21-03-2026,00:30 WIB
Reporter : Marieska Virdhani
Editor : Marieska Virdhani

Umat Islam memberikan ruang kepada umat Hindu untuk melaksanakan rangkaian Hari Raya Nyepi yang diawali dengan pawai ogoh-ogoh dan dilanjutkan dengan Catur Brata Penyepian.

Sebaliknya, umat Hindu juga memberikan penghormatan terhadap pelaksanaan malam takbiran dan Shalat Idul Fitri yang menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Idul Fitri umat Islam

“Kehidupan masyarakat NTB yang saling menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing agama ini merupakan kekuatan sosial yang harus terus kita jaga,” kata Aka.

Gubernur Miq Iqbal juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat turut menjaga suasana kondusif selama berlangsungnya rangkaian perayaan keagamaan tersebut.

BACA JUGA:Tips Mudik Aman dan Nyaman agar Selamat Sampai Kampung Halaman

Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat desa dan kelurahan, serta kepala lingkungan dinilai sangat penting dalam menjaga suasana yang teduh dan damai di tengah masyarakat.

Selain itu, generasi muda juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kebersamaan agar setiap kegiatan keagamaan berlangsung dengan aman dan tertib.

“Kita ingin menunjukkan kepada seluruh Indonesia bahwa masyarakat NTB hidup dalam kebersamaan, saling menghargai, dan saling menjaga satu sama lain. 

Tidak ada ajaran agama yang mengajarkan konflik karena perbedaan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB juga terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar.

BACA JUGA:Air Hangat Jadi Awal Berbuka yang Ideal, Ini Manfaatnya

Dukungan pengamanan disiapkan oleh Polri dengan dukungan TNI serta pemerintah daerah untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan serta memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan masyarakat, Gubernur Miq Iqbal juga dijadwalkan menghadiri langsung pelepasan Pawai Ogoh-ogoh umat Hindu di Kota Mataram.

Pemprov NTB berharap momentum beririsan antara perayaan Nyepi dan Idul Fitri ini justru semakin memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan masyarakat NTB serta menjadi contoh kehidupan beragama yang harmonis bagi daerah lain di Indonesia.

Kategori :

Terpopuler