Mengapa Balita Cepat Tertidur Saat Berkendara? Ahli Ungkap Penjelasan Ilmiah

Rabu 18-02-2026,22:02 WIB
Reporter : Marieska Virdhani
Editor : Marieska Virdhani

“Deru mesin kendaraan ini menghasilkan jenis white noise yang dapat meniru suara yang familiar bagi bayi saat masih berada di dalam rahim, sekaligus menutupi suara keras lain yang dapat menstimulasi otak bayi,” ucapnya. 

White noise, dijelaskan dr Yeni, memengaruhi tidur dengan mendorong otak bayi untuk memasuki dan mempertahankan gelombang lambat yang ritmis, yaitu gelombang tidur.

“Saat berkendara, balita tahu orang tuanya berada di dekatnya dan merasa aman sehingga memungkinkan bayi menonaktifkan rangsangan dari dunia luar dan benar-benar rileks hingga tertidur,” urai dr Yeni.

BACA JUGA:Jangan Langsung Gorengan Saat Buka Puasa, Ahli Gizi Ungkap Dampaknya bagi Kesehatan

Perhatikan Keamanan

Meski efektif, aspek keamanan tetap menjadi perhatian.

Saat berkendara di mobil, perlunya pemasangan car seat secara tepat untuk menjamin keamanan balita saat tertidur di mobil. 

Saat berkendara di motor, pastikan anak dalam posisi “terikat” pada orang tuanya atau ada orang dewasa lain yang memastikan anak dapat dipegang dengan baik.

Adapun bila orang tua ingin balita tidak tertidur saat diajak berkendara, dr Yeni menyarankan untuk memastikan bayi tidak terlalu lelah sebelum perjalanan, menghindari perjalanan 30–45 menit sebelum waktu tidur siang, tidak memberi botol susu atau empeng, mengajak bayi mengobrol, serta menepi sejenak untuk mendapatkan perubahan suasana.

Kategori :