WoPang Inovasi Pangsit Daging Kelinci Karya Mahasiswa Peternakan, Bagaimana Rasanya?
Tim mahasiswa Fakultas Peternakan IPB University menghadirkan terobosan kuliner unik bernama WoPang.--
NTB, DISWAY.ID - Bosan dengan olahan ayam yang itu-itu saja?
Tim mahasiswa Fakultas Peternakan IPB University menghadirkan terobosan kuliner unik bernama WoPang.
Produk ini merupakan perpaduan inovatif antara daging ayam pilihan dan daging kelinci, menciptakan tekstur pangsit dan wonton yang lembut dengan cita rasa gurih alami.
Dipimpin oleh Muhammad Theo Rachman dari Program Studi Teknologi Produksi Ternak, WoPang hadir sebagai media untuk memperkenalkan protein alternatif kepada masyarakat.
BACA JUGA:Ahli Sebut Dominasi Ikan Sapu-Sapu di Ciliwung Gejala Sungai 'Sakit' Akibat Pencemaran
Menariknya, produk ini tersedia dalam dua varian yang sedang tren di kalangan anak muda, yaitu varian keju mozarella dan tulang rangu yang memberikan sensasi renyah saat digigit.
Theo menuturkan, secara nutrisi, daging kelinci dikenal memiliki keunggulan dibandingkan daging ternak lainnya karena tinggi protein namun rendah kolesterol, natrium, dan kalori.
Hal ini menjadikan WoPang bukan sekadar camilan lezat, tetapi juga pilihan yang lebih sehat.
BACA JUGA:Ahli Ingatkan Bahaya Praktik Sapi Gelonggongan Menyambut Iduladha
“Alasan menggunakan daging kelinci adalah kontribusi kami untuk memperkenalkan protein alternatif. Karakteristik rasanya mirip ayam, sehingga relatif mudah diterima konsumen, terutama setelah kami olah dengan teknik khusus untuk menghilangkan aroma khasnya,” jelas Theo Rachman.
Meskipun menghadapi tantangan harga bahan baku yang lebih mahal dan pasokan yang terbatas, tim WoPang optimis dengan respons pasar.
Strategi pemasaran dimulai dari lingkaran terdekat mahasiswa melalui promosi mulut ke mulut dan layanan gratis ongkos kirim di sekitar area kampus.
BACA JUGA:Ahli Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban dari Mulai Tekstur hingga Aroma
“Awalnya banyak yang ragu karena belum terbiasa, namun setelah mencoba, sebagian besar menyatakan rasanya enak dan tidak jauh berbeda dari pangsit biasa,” tambahnya.
Sumber: