Teajae Jamu Kekinian ala Mahasiswa IPB, Solusi Sehat Tanpa Ribet
sekelompok mahasiswa IPB University yang tergabung dalam Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) menghadirkan inovasi minuman herbal bernama Teajae.--
JAKARTA, DISWAY.ID - Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, sekelompok mahasiswa IPB University yang tergabung dalam Program mahasiswa Wirausaha (PMW) menghadirkan inovasi minuman herbal bernama Teajae.
Produk ini dirancang khusus untuk memodernisasi citra jamu agar lebih relevan dan praktis bagi generasi muda.
“Latar belakang terciptanya Teajae bermula dari keresahan kami melihat rendahnya minat anak muda terhadap jamu tradisional yang dianggap ribet karena harus direbus sendiri. Kami ingin membuat versi yang lebih modern, enak, dan gampang dikonsumsi tanpa menghilangkan khasiatnya," kata Chief Executive Officer (CEO) TeaJae, Abdan Taris Hariri.
BACA JUGA:Ahli Sebut Dominasi Ikan Sapu-Sapu di Ciliwung Gejala Sungai 'Sakit' Akibat Pencemaran
Abdan menjelaskan, Teajae adalah minuman sehat yang memadukan khasiat herbal alami dengan cita rasa modern.
Minuman ini mampu membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung kesehatan pencernaan, dan memberikan efek relaksasi.
Awalnya, Teajae direncanakan dalam bentuk teh celup. Namun dalam perkembangannya tim memfokuskan pada kemasan botol siap minum berukuran 250 ml untuk memudahkan distribusi dan perkenalan produk.
Saat ini, Teajae telah meluncurkan dua varian rasa utama, yakni kunyit asam dan telang serai.
BACA JUGA:Ahli Ingatkan Risiko Kontaminasi Daging Kurban saat Penanganan dan Distribusi
Dengan perpaduan kunyit dan asam jawa berkualitas, varian kunyit asam berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan pencernaan.
Sementara, varian telang serai yang kaya antioksidan dapat menenangkan tubuh dan membantu relaksasi secara alami.
“Varian jahe akan segera hadir. Minuman ini sangat cocok untuk menjaga imun, menyegarkan badan, dan menemani aktivitas harian,” ujar Abdan.
Teajae menargetkan mahasiswa sebagai pasar utama mereka yang notabene memiliki aktivitas perkuliahan yang cukup padat.
BACA JUGA:Ahli Ingatkan Risiko Kontaminasi Daging Kurban saat Penanganan dan Distribusi
Sumber: