Sebagai penutup, seluruh kejadian tumpahan oli dicatat secara detail oleh marshal. Mulai dari lokasi, perkiraan jumlah oli, hingga langkah penanganan yang dilakukan. Laporan ini menjadi bagian dari evaluasi dan penerapan standar keselamatan sirkuit.
BACA JUGA:BTN Bangun Dapur Umum dan Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak di Pidie Jaya, Aceh
BACA JUGA:November 2025, BTN Bukukan Laba Bersih Rp2,91 Triliun
Keselamatan Adalah Komitmen Bersama
Priandhi Satria, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), menegaskan bahwa aspek keselamatan merupakan fondasi utama dalam pengelolaan sirkuit.
Menurutnya, standar keselamatan yang diterapkan di Sirkuit Mandalika tidak hanya berlaku saat event besar, tetapi juga dalam aktivitas harian dan operasional rutin sirkuit.
“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Setiap prosedur, termasuk penanganan tumpahan oli di lintasan, harus dijalankan dengan disiplin agar lintasan selalu aman dan siap digunakan oleh siapa pun,” ujar Priandhi Satria.
Priandhi Satria menambahkan bahwa kesiapan prosedur dan sumber daya manusia menjadi kunci pengelolaan sirkuit bertaraf internasional.
“Sirkuit Mandalika harus selalu siap dalam berbagai kondisi. Karena itu, kami memastikan marshal memiliki prosedur yang jelas dan kemampuan yang terlatih agar setiap risiko bisa ditangani dengan cepat dan tepat,” kata Priandhi Satria.
Dengan prosedur yang jelas, disiplin tinggi, serta kesiapsiagaan marshal di lintasan, Pertamina Mandalika International Circuit memastikan setiap aktivitas baik balap profesional, track day, maupun kegiatan Mandalika Experience dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan berstandar internasional.