NTB, DISWAY.ID - Perjalanan udara dapat memicu berbagai keluhan kesehatan, terutama akibat perubahan tekanan dan kondisi kabin yang kering.
Penumpang kerap mengalami telinga terasa sakit, mual, hingga tubuh mudah lelah karena dehidrasi. Karena itu, menjaga kondisi tubuh sebelum dan selama penerbangan menjadi hal penting agar tetap nyaman.
“Keluhan yang paling sering itu nyeri telinga, terutama kalau kita sedang tidak fit atau merasa pilek,” ujar dr Citra Ariani, SpKP, MBiomed, dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University.
Dalam tayangan IPB Pedia di IPB TV, dr Citra menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi karena adanya ketidakseimbangan tekanan udara antara bagian dalam dan luar telinga.
BACA JUGA:Diskon KAI Nataru 2025/2026 : Harga Tiket Turun 30%, Cocok untuk Perjalanan Liburan
Ragam Penyebab
Selain nyeri telinga, penumpang juga kerap mengalami pusing, mual, atau mabuk perjalanan. Menurut dr Citra, kondisi tersebut dapat dipicu oleh dehidrasi maupun faktor psikologis.
“Bisa karena dehidrasi dan juga tekanan psikologis, misalnya bagi orang yang belum terbiasa naik pesawat dan merasa takut,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi darurat di pesawat memang jarang terjadi.
Namun, beberapa kasus seperti serangan jantung tetap mungkin terjadi meski tidak umum.
Oleh karena itu, menjaga kondisi tubuh sebelum terbang menjadi hal penting.
BACA JUGA:Waspada Nomor Tak Dikenal, Ahli: Jangan Angkat dan Jangan Telepon Balik
Sejalan dengan itu, dr Citra menyarankan penerapan pola hidup sehat sebelum dan selama perjalanan.
“Tidur cukup, makan secukupnya, dan tetap beraktivitas fisik itu sangat membantu agar tubuh tetap fit,” katanya.
Selain itu, penumpang disarankan tidak duduk terlalu lama.
Lakukan peregangan ringan atau berjalan sejenak di kabin untuk membantu sirkulasi darah.