Peneliti: Evolusi Buatan Kini Bukan lagi Sekedar Fiksi Ilmiah

Selasa 19-05-2026,13:51 WIB
Reporter : Marieska Virdhani
Editor : Marieska Virdhani

BACA JUGA: Kolaborasi BNI, KIP, dan IPB Perkuat Literasi Keterbukaan Informasi Generasi Muda

Proses ini diperoleh melalui eksperimen laboratorium, sehingga memungkinkan pengembangan solusi yang lebih baik dan lebih cepat.

“Dalam robotika evolusioner, robot mempelajari cara bergerak dan beradaptasi dengan lingkungan melalui proses simulasi evolusi, tanpa perlu pemrograman yang rinci, hanya dengan mengandalkan prinsip ‘mutasi’ dan ‘seleksi’,” tambahnya.

Selain itu, evolusi buatan kerap digunakan untuk menyimulasikan ekosistem melalui “makhluk virtual” yang dapat bereproduksi dan beradaptasi, seperti dalam proyek Avida.

Evolusi buatan sering diterapkan dalam perancangan material dan struktur.

“Pendekatan ini membantu kita menciptakan material baru atau struktur arsitektur yang lebih kuat dan efisien, seperti mendesain sayap pesawat atau jembatan dengan algoritma evolusi untuk memperoleh bentuk yang optimal,” jelas Prof Ronny.

Namun, di balik potensinya, evolusi buatan juga memunculkan berbagai tantangan.

BACA JUGA:Waspadai Daging Wagyu KW, Ini Ciri-Cirinya Menurut Pakar IPB

Isu etika menjadi perhatian utama, mulai dari hak makhluk buatan, tanggung jawab pencipta, hingga potensi penyalahgunaan teknologi.

Selain itu, dampak sosial seperti kekhawatiran penggantian tenaga kerja manusia dan dominasi kecerdasan buatan juga menjadi sorotan.

Menurut Prof Ronny, evolusi buatan bukan hanya alat inovasi, tetapi juga “laboratorium imajinasi” yang memungkinkan manusia menguji berbagai kemungkinan masa depan, baik sebagai harapan maupun peringatan.

BACA JUGA:Peneliti IPB University Temukan Potensi Kangkang Katup Asal Lingga sebagai Antidiabetes dan Antioksidan

“Jadi, evolusi buatan bukan hanya sebuah konsep dalam cerita fiksi ilmiah, tetapi juga sudah diterapkan secara nyata di berbagai bidang, seperti komputasi, bioteknologi, dan robotik. Hal ini menunjukkan bahwa ide-ide dari fiksi ilmiah dapat menjadi sumber inspirasi besar bagi kemajuan ilmu pengetahuan modern,” tutupnya.

Melalui perkembangan ini, evolusi buatan membuka jalan bagi kemajuan teknologi yang lebih cepat dan adaptif.

Namun, pemanfaatannya perlu diiringi dengan kesadaran etis dan kesiapan sosial agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya canggih, tetapi juga bertanggung jawab dan bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Kategori :

Terpopuler