Tak Hanya Serang Paru, Ahli Jelaskan Bahaya TBC Ginjal pada Lucky Widja

Tak Hanya Serang Paru, Ahli Jelaskan Bahaya TBC Ginjal pada Lucky Widja

Kasus wafatnya salah satu vokalis band ternama Indonesia, Lucky Element, yang dikaitkan dengan tuberkulosis (TBC) yang menyerang ginjal hingga harus menjalani cuci darah rutin, menyita perhatian publik. --Instagram Lucky Widja

NTB, DISWAY.ID - Kasus wafatnya salah satu vokalis band ternama Indonesia, Lucky Widja Element, yang dikaitkan dengan tuberkulosis (TBC) yang menyerang ginjal hingga harus menjalani cuci darah rutin, menyita perhatian publik. 

TBC merupakan penyakit dengan angka kejadian dan tingkat mortalitas yang cukup tinggi di Indonesia.

Selama ini, TBC lebih dikenal sebagai penyakit yang menyerang paru-paru, sementara keterlibatan organ lain seperti ginjal masih jarang dipahami masyarakat.

Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus dosen Fakultas Kedokteran IPB University, dr Christy Efiyanti, SpPD, menjelaskan bahwa TBC ginjal merupakan salah satu bentuk TBC ekstra paru yang terjadi akibat infeksi Mycobacterium tuberculosis pada ginjal.

BACA JUGA:Strategi Puasa Sehat agar Tubuh Tetap Prima dari Ahli Gizi

dr Christy menjelaskan, perbedaan utama antara TBC ginjal dan TBC paru terletak pada organ yang terinfeksi.

Pada TBC paru, infeksi terjadi di paru. Sementara infeksi TBC ginjal umumnya terjadi akibat penyebaran kuman dari fokus infeksi primer di paru melalui aliran darah.

“Rute infeksi utamanya melalui inhalasi aerosol yang mengandung Mycobacterium tuberculosis. Ginjal memiliki banyak pembuluh darah dan dapat terinfeksi secara hematogen, melalui pembuluh darah limfatik, atau penyebaran langsung setelah infeksi primer dari paru atau usus,” jelasnya.

BACA JUGA:Jangan Langsung Gorengan Saat Buka Puasa, Ahli Gizi Ungkap Dampaknya bagi Kesehatan

Proses infeksi tersebut dapat menimbulkan peradangan kronis pada ginjal.

dr Christy menjelaskan, kondisi ini dapat berkembang menjadi nefritis tubulointerstisial (peradangan ginjal) kronis, nekrosis papiler, hingga fibrosis dengan kerusakan luas pada jaringan ginjal. 

“Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk uropati obstruktif, hidronefrosis, dan gagal ginjal,” ujarnya.

BACA JUGA:Ahli Gizi: Kurma dan Tempe Kombinasi Tepat untuk Energi Optimal Selama Puasa

Gejala

Gejala awal TBC ginjal kerap tidak khas sehingga sering terlambat terdiagnosis.

Sumber: